PENGMUMAN HASIL TES PSB 2015

Hasil keputusan Panitia PSB 2015 tetntang Penerimaan Santri Baru Tahun 2015. Berikut ini nama-nama yang diterima....

Penerimaan Santri Baru

Telah dibuka pedaftaran santri baru SMA Trensains Darul Ihsan tahun 2015...

Alur Pendaftaran PSB 2015

Untuk Tata Cara pendaftaran PSB SMA Trensains adalah sebagai berikut...

Formulir Pendaftaran

Untuk Formulir Pendaftaran via Pos bisa klik disini

Senin, 07 April 2014

STAF PENGAJAR












Minggu, 06 April 2014

SEJARAH TRENSAINS

PESANTREN SAINS PERTAMA DI DUNIA ISLAM


SMA TRENSAINS DARUL IHSAN MUHAMMADIYAH SRAGEN atau disingkat SMA TRENSAINS DIMSA merupakan proyek pertama yang mengawali lahirnya ide Pesantren Sains. Telah dilaunching pada 1 Muharram 1435 H/ 5 November 2013 oleh PP. Muhammadiyah yang diwakili oleh Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed dan Kreator utama lahirnya Trensains Dr. Agus Purwanto (Saintis Fisika Teori alumnus Universitas Hirosima Jepang).

Saat ini SMA TRENSAINS DIMSA telah memiliki santri angkatan pertamanya tahun ajaran 2013-2014 berjumlah 40 santri putra dan putri, yang berasal dari berbagai provinsi di tanah air.

Berikut ini adalah petikan berita yang diliput oleh majalah Nasional Suara Muhammadiyah.

Lauching dan Peresmian
SMA TRESAINS Darul Ihsan Muhammadiyah

SMA dengan kurikulum penggabungan antara al-Quran dan sains ini tergolong baru, berbeda dengan lainnya yang sekedar menghubungkan antara keduanya dengan garis persamaan atau sekedar pencocok-cocokan. Trensains di sini lebih dari itu, karena menuntut lahirnya sains dari pemahaman ayat kauniyah dari al-Quran, menuntut adanya instrumen keilmuan alam yang terinspirasi langsung dari pemahaman struktur al-Quran, per-kosakata, munâsabah, dan semua dimensi kemukjizatan al-Quran.

Garis besar dan tujuan acara adalah publikasi dan pengenalan SMA Trensains ke ranah publik, penggalangan dana sekaligus peresmian oleh Pengurus Pusat Muhammadiyah. If you are not the best, be the first – alfadhlu lil mubtadi wa in ahsanal muqtadi. Mungkin itulah jargon yang selama ini mengilhami pondok pesantren Darul Ihsan sebagai lembaga pendidikan pertama di Indonesia yang menjadi rahim lahirnya gagasan Trensains secara institusional. Oleh karena itu gaung akan adanya dinamika baru keilmuan indonesia harus disampaikan seluas-luasnya.



Adapun penggalangan dana, karena memang set-plan jangka panjang ke depan, Dimsa akan mengembangkan sayapnya ke luar komplek yang sudah ada, oleh karena itu dibutuhkan kolaborasi bersama antara penyelenggara dan masyarakat dalam lingkup Nasional, anggota persyarikatan khususnya. Besar anggaran tersebut tidak main-main, ratusan milyar untuk pembelian tanah dan pembangunan gedung, hal itu sangat wajar mengingat beberapa banner yang tertempel di aula pertemuan dan bisa dilihat langsung oleh peserta yang menghadiri acara tersebut.

Rentetan acara launching tersebut dimeriahkan oleh atraksi Tapak Suci dan Tari Saman khas santriwati Dimsa, dilanjutkan dengan orasi-orasi ilmiah dari Agus Purwanto, D.Sc sebagai Kreator Trensains dan Dr. Abdul Mu’thi, M.Ed sebagai utusan PP Muhammadiyah.

Dr. Abdul Mu’thi, M.Ed.  mengatakan bahwa dirinya bersama PP Muhammadiyah memberikan dukungan penuh akan berdirinya SMA TRENSAINS DIMSA. Lebih dari itu beliau berharap agar dengan program ini, umat Islam keseluruhan bisa mengulang kembali sejarah emas dimana seluruh keilmuan saling terkoneksi dan terintegrasi, tidak lagi terdikotomi dalam kotak-kotak yang justru akan membuat umat Islam mundur.

“Dengan adanya Trensains kita berharap bisa melahirkan kembali sosok Ibnu Sina yang ahli agama tapi disaat yang sama juga ahli dalam bidang  ilmu kedokteran dan filsafat. Begitu juga Ibnu Rusyd yang mahir akan keintelektualan ilmu fikih tapi tidak buta akan filsafat dan ilmu-ilmu lainnya. Penemuan angka nol, pemetaan geografi bumi, optik, kedokteran,  itu semua mempunyai rahim dari keintelektualan kaum muslim yang harus kita raih kembali.” Ujar Bapak Mu’thi bersemangat.

Akhirnya acara ditutup dengan peresmian SMA Trensains oleh beliau yang membubuhkan tanda tangan di atas marmer bertuliskan “Dengan Rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala  SMA Trensains Telah Diresmikan”, tertanda, Dr. Abdul Mu’thi, M.Ed. Disaksikan langsung oleh Kreator Trensains Agus Purwanto, D.Sc. dan segenap peserta yang dengan semangat menggemakan takbir dan tahmid kepada Allah Swt..


Album Foto Launching : 



















THE DAILY ACTIVITY



THE DAILY ACTIVITY OF SANTRI TRENSAINS
SMA TRENSAINS DARUL IHSAN MUHAMMDIYAH
SRAGEN-INDONESIA

Berikut ini adalah jadwal kegiatan harian di SMA TRENSAINS:


SEGMEN
TIME

ESTIMASI
WAKTU
ACTIVITY
PAGI

04.00 - 04.30
30
Bangun tidur, Qiyamullail, persiapan shalat subuh
04.30 – 05.00
30
Shalat subuh
05.00 - 05.30
30
Kegiatan Skill Terstruktur (KST)
05.30 - 07.00
90
MCK, piket kebersihan, persiapan sekolah
07.00 - 12.00
8 jam
KBM
12.00 - 13.00
Istirahat, Shalat Dzuhur,  makan siang
13.00 - 15.00
KBM
SORE
15.00 - 15.30
30
Shalat Ashar
15.30 – 16.00
30
Persiapan KST
16.00 - 17.00
1 jam
KST
17.00 - 17.30
30
MCK (persiapan shalat)
MALAM
17.30 - 18.15
75
Shalat Maghrib
18.15 - 18.45
Tilawah / kajian /  ke-IPM-an
18.45 - 19.15
30
Makan malam
19.15 - 19.45
30
Shalat Isya
19.45 - 20.00
15
Persiapan belajar malam
20.00 – 21.30
1,5 jam
Belajar malam
21.30 - 04.00
6,5 jam
Istirahat malam


اَلْحَقُّ بِلاَ نِظَامٍ يَغْلِبُهُ الْبَاطِلْ بِالنِّظَامِ
Kebaikan yang tidak terorganisir dapat dikalahkan oleh keburukan yang terorganisir 


خَيْرُ الْعَمَلِ أَدْوَامُهَا وَإِنْ قَلَّ
Sebaik-baik aktivitas adalah yang dilakukan secara kontinyu
walaupun aktivitas itu remeh

PROFIL



PROFIL SINGKAT PESANTREN SAINS (TRENSAINS)
DARUL IHSAN MUHAMMADIYAH SRAGEN 

Profil Singkat Pesantren Sains (TRENSAINS)
Allah Swt. memerintahkan manusia untuk merenungi kejadian-kejadian di alam semesta. Ini berarti ketika seseorang mempelajari Biologi, Fisika, Kimia, Geografi dan Astronomi, sejatinya orang tersebut sedang memahami pikiran, keagungan dan kehadiran sang Maha Pencipta, Allah Swt..
Sayangnya, usaha-usaha memahami alam ini masih dipandang sebagai kegiatan duniawi yang kering dari nilai-nilai spiritual agama.
Efek dari pemahaman ini adalah sekolah-sekolah –tak terkecuali pesantren- masih menggiring siswa-siswinya mempelajari siklus hujan tapi tidak sampai kepada kesimpulan siapa yang menurunkan hujan. Atau mempelajari tatasurya, tapi tidak dikenalkan dan dipahamkan bahwa Allah-lah yang mendesain semua keteraturan di jagad raya ini. Maka tidak mengherankan apabila banyak dari ilmuwan kita yang bobrok akhlaknya. Mudah dibeli idealismenya dengan mengorbankan banyak kepentingan. Bahkan sebagiannya lagi melakukan korupsi dan eksploitasi secara besar-besaran hingga alam menjadi rusak. Tidak diragukan lagi, ini adalah akibat dari hilangnya nilai-nilai spiritual yang seharusnya mereka dapatkan selama bersekolah.
Benarlah apa yang dikatakan Albert Einstein: “Science without releigion is blind”, ilmu pengetahuan tanpa agama adalah buta. Oleh sebab itu, kita semua berimajinasi akan adanya ilmu Matematika, Biologi, Geografi yang sejak awal dibangun dan didasarkan dari kitab suci Al-Quranu’l Karim. Selain itu, kita semua juga memimpikan akan bangkitnya kembali peradapan Islam yang bertumpu pada sains Qurani. Tanpa sains tidak ada masa depan. Tanpa nilai-nilai Quran, sains pun cenderung membabi buta bahkan membawa malapetaka.
Mimpi melahirkan para “Saintis Muslim” yang jujur dan bermoral sudah semakin dekat kita wujudkan. Hal itu karena Trensains sudah ada di hadapan kita.

Apa itu TRENSAINS?
TRENSAINS adalah kependekan dari Pesantren Sains yang merupakan sintetis dari pesantren dan sekolah umum bidang sains. TRENSAINS merupakan lembaga pendidikan setingkat SMA yang merupakan proyek baru di Indonesia, bahkan mungkin di dunia Islam Sunni, karena kegiatan utamanya adalah mengkaji dan meneliti ayat-ayat semesta yang terkandung di dalam Al Quranu’l Karim dan Hadis Nabawi.

SMA TRENSAINS DIMSA
SMA TRENSAINS DARUL IHSAN MUHAMMADIYAH SRAGEN atau disingkat SMA TRENSAINS DIMSA merupakan proyek pertama yang mengawali lahirnya ide Pesantren Sains. Telah dilaunching pada 1 Muharram 1435 H/ 5 November 2013 oleh PP. Muhammadiyah yang diwakili oleh Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed dan Kreator utama lahirnya Trensains Dr. Agus Purwanto (Saintis Fisika Teori alumnus Universitas Hirosima Jepang).
Saat ini SMA TRENSAINS DIMSA telah memiliki santri angkatan pertamanya tahun ajaran 2013-2014 berjumlah 40 santri putra dan putri, yang berasal dari berbagai provinsi di tanah air.   

Ciri Khas TRENSAINS DIMSA
SMA TRENSAINS DIMSA tidak menggabungkan materi pesantren dan ilmu umum sebagaimana pesantren-pesantren modern pada umumnya. Akan tetapi, mengambil kekhususan pada pemahaman al Quran dan al Hadits, sains kealaman (natural sceince) dan interaksi antara agama dan sains. Poin terakhir inilah yang merupakan inti materi khas Trensains yang tidak ada pada pesantren lain.
Bagi para calon santri Trensains, setidaknya ada empat syarat dasar yang harus disiapkan: kemampuan bahasa Arab dan Inggris, serta  kemampuan nalar matematik dan filsafat yang memadai, karena sebagian besar pembelajarannya diusahakan menggunakan bahasa Arab-Inggris, selain menu utama sehari-hari menuntut para santri untuk berpikir secara kritis dan mendalam.
Jika umumnya pesantren mengharapkan alumninya menjadi Ulama Syariah, maka proyeksi para alumni SMA Trensains  adalah lahirnya Ulama AAS (Ayat Ayat Semesta) yang memiliki spesialisasi dibidang sains kealaman, teknolog dan dokter yang mempunyai basis al-Quran, kedalaman filosofis serta keluhuran ahlak.

PROFIL LULUSAN
Secara sadar dan terarah SMA TRENSAINS DIMSA mencanangkan para santrinya untuk memenuhi kualifikasi sebagai berikut:
1.       Aktif berbahasa Arab dan Inggris
2.       Piawai sains
3.       Memahami konsep interaksi antara agama dan sains
4.       Hafal dan memahami tafsir ayat-ayat kauniyah dasar dalam bidang sains 
5.   Di masa awal ini para santri diharapkan tembus PTN ternama dalam negeri, seperti, ITB, IPB, UGM, UI dan ITS

KURIKULUM
Berpijak dari profil lulusan yang dicanangkan, maka kurikulum SMA TRENSAINS DIMSA merupakan KURIKULUM UNIFIKASI yang mengelaborasi tiga unsur: agama, sains dan skill. Dalam penerapannya, semua materi terintegrasi dalam aktifitas selama 24 jam.

TENAGA PENGAJAR
Untuk dapat merealisasikan Kurikulum Unifikasi ini, membutuhkan bukan hanya kerja keras di lapangan, akan tetapi juga kesepahaman visi, kesatuan hati dan loyalitas para asatidz Trensains. Para asatidz inti, seperti, kepala sekolah dan wakilnya diseting untuk tinggal di asrama pondok sehingga para santri mendapat bimbingan dan pengasuhan langsung selama 24 jam. Saat ini ada 10 asatidz yang tinggal di asrama, yang empat diantaranya merupakan lulusan Timur Tengah.      

PROGRAM PENUNJANG
Minimalnya ada tiga program penunjang yang akan diberikan kepada santri, antara lain:  Fisika-Matematika Camp (FisMat Camp), English Camp dan Arabic Camp.
Program ini merupakan program imunisasi perdana bagi santri Trensains dalam rangka menguatkan basic bahasa serta mengasah nalar Matematika dan fisika-nya. Program ini dilaksanakan secara terstruktur sebelum aktivitas KBM di tahun ajaran baru Trensains 2014/2015 dimula