PROFIL SINGKAT PESANTREN SAINS (TRENSAINS)
DARUL IHSAN MUHAMMADIYAH SRAGEN
Profil Singkat Pesantren Sains (TRENSAINS)
Allah Swt.
memerintahkan manusia untuk merenungi kejadian-kejadian di alam semesta. Ini berarti ketika seseorang
mempelajari Biologi, Fisika, Kimia, Geografi dan
Astronomi, sejatinya orang tersebut sedang memahami pikiran, keagungan dan
kehadiran sang Maha Pencipta, Allah Swt..
Sayangnya, usaha-usaha memahami alam ini masih
dipandang sebagai kegiatan duniawi yang kering dari nilai-nilai spiritual
agama.
Efek dari pemahaman ini adalah sekolah-sekolah –tak terkecuali pesantren- masih menggiring siswa-siswinya
mempelajari siklus hujan tapi tidak sampai kepada kesimpulan siapa yang
menurunkan hujan. Atau mempelajari tatasurya, tapi tidak dikenalkan dan
dipahamkan bahwa Allah-lah yang mendesain semua keteraturan di jagad raya ini. Maka tidak mengherankan apabila banyak dari ilmuwan kita
yang bobrok akhlaknya. Mudah dibeli idealismenya
dengan mengorbankan banyak kepentingan. Bahkan sebagiannya lagi melakukan korupsi dan
eksploitasi secara besar-besaran hingga alam menjadi rusak. Tidak diragukan
lagi, ini adalah akibat dari hilangnya nilai-nilai spiritual yang seharusnya
mereka dapatkan selama bersekolah.
Benarlah apa
yang dikatakan Albert Einstein: “Science without releigion is blind”, ilmu
pengetahuan tanpa agama adalah buta. Oleh
sebab itu, kita semua berimajinasi akan adanya ilmu Matematika, Biologi,
Geografi yang sejak awal dibangun dan didasarkan dari kitab suci Al-Quranu’l
Karim. Selain itu, kita semua juga memimpikan akan bangkitnya kembali peradapan
Islam yang bertumpu pada sains Qurani. Tanpa sains tidak ada masa depan. Tanpa
nilai-nilai Quran, sains pun cenderung membabi buta bahkan membawa malapetaka.
Mimpi melahirkan para “Saintis Muslim” yang jujur
dan bermoral sudah semakin dekat kita wujudkan. Hal itu karena Trensains sudah ada di hadapan
kita.
Apa itu TRENSAINS?
TRENSAINS adalah kependekan dari Pesantren Sains yang merupakan sintetis
dari pesantren dan sekolah umum bidang sains. TRENSAINS merupakan lembaga
pendidikan setingkat SMA yang merupakan proyek baru di Indonesia, bahkan
mungkin di dunia Islam Sunni, karena kegiatan utamanya adalah mengkaji dan
meneliti ayat-ayat semesta yang terkandung di dalam Al Quranu’l Karim dan Hadis
Nabawi.
SMA TRENSAINS DIMSA
SMA TRENSAINS DARUL IHSAN MUHAMMADIYAH SRAGEN atau disingkat SMA
TRENSAINS DIMSA merupakan proyek pertama yang mengawali lahirnya ide
Pesantren Sains. Telah dilaunching pada 1 Muharram 1435 H/ 5 November 2013 oleh
PP. Muhammadiyah yang diwakili oleh Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed dan Kreator utama
lahirnya Trensains Dr. Agus Purwanto (Saintis Fisika Teori alumnus Universitas
Hirosima Jepang).
Saat ini SMA TRENSAINS DIMSA telah memiliki santri angkatan pertamanya
tahun ajaran 2013-2014 berjumlah 40 santri putra dan putri, yang berasal dari
berbagai provinsi di tanah air.
Ciri Khas TRENSAINS DIMSA
SMA TRENSAINS DIMSA tidak menggabungkan materi pesantren dan ilmu umum
sebagaimana pesantren-pesantren modern pada umumnya. Akan tetapi, mengambil
kekhususan pada pemahaman al Quran dan al Hadits, sains kealaman (natural
sceince) dan interaksi antara agama dan sains. Poin terakhir inilah yang merupakan
inti materi khas Trensains yang tidak ada pada pesantren lain.
Bagi para calon santri Trensains, setidaknya ada empat syarat dasar yang
harus disiapkan: kemampuan bahasa Arab dan Inggris, serta kemampuan nalar matematik dan filsafat yang
memadai, karena sebagian besar pembelajarannya diusahakan menggunakan bahasa
Arab-Inggris, selain menu utama sehari-hari menuntut para santri untuk berpikir
secara kritis dan mendalam.
Jika umumnya pesantren mengharapkan alumninya menjadi Ulama Syariah, maka
proyeksi para alumni SMA Trensains
adalah lahirnya Ulama AAS (Ayat Ayat Semesta) yang memiliki
spesialisasi dibidang sains kealaman, teknolog dan dokter yang mempunyai basis
al-Quran, kedalaman filosofis serta keluhuran ahlak.
PROFIL LULUSAN
Secara sadar dan terarah SMA TRENSAINS DIMSA mencanangkan para santrinya
untuk memenuhi kualifikasi sebagai berikut:
1. Aktif berbahasa Arab dan Inggris
2. Piawai sains
3. Memahami konsep interaksi antara agama dan sains
4. Hafal dan memahami tafsir ayat-ayat kauniyah dasar
dalam bidang sains
5. Di masa awal ini para santri diharapkan tembus PTN
ternama dalam negeri, seperti, ITB, IPB, UGM, UI dan ITS
KURIKULUM
Berpijak dari profil lulusan yang dicanangkan, maka kurikulum SMA TRENSAINS
DIMSA merupakan KURIKULUM UNIFIKASI yang mengelaborasi tiga unsur: agama, sains dan skill.
Dalam penerapannya, semua materi terintegrasi dalam aktifitas selama 24 jam.
TENAGA PENGAJAR
Untuk dapat merealisasikan
Kurikulum Unifikasi ini, membutuhkan bukan hanya kerja keras di lapangan, akan
tetapi juga kesepahaman visi, kesatuan hati dan loyalitas para asatidz
Trensains. Para asatidz inti, seperti, kepala sekolah dan wakilnya diseting
untuk tinggal di asrama pondok sehingga para santri mendapat bimbingan dan
pengasuhan langsung selama 24 jam. Saat ini ada 10 asatidz yang tinggal di asrama,
yang empat diantaranya merupakan lulusan Timur Tengah.
PROGRAM PENUNJANG
Minimalnya ada tiga program penunjang yang akan diberikan kepada santri,
antara lain: Fisika-Matematika Camp (FisMat Camp), English Camp dan Arabic Camp.
Program ini merupakan program imunisasi perdana bagi santri Trensains dalam
rangka menguatkan basic bahasa serta mengasah nalar Matematika dan fisika-nya.
Program ini dilaksanakan secara terstruktur sebelum aktivitas KBM di tahun
ajaran baru Trensains 2014/2015 dimula


0 komentar:
Posting Komentar